Mengenal Lebih Dekat Ketua DPM Fatek: Perjalanan Transformasi Diri yang Menginspirasi

Sumber: Dokumen Pribadi

SUDUTPLAMBON.COM-Bagi sebagian besar mahasiswa Fatek Unpatti mengikuti organisasi  sama saja dengan membuang-buang waktu. Mereka kebanyakan menganggap organisasi tak memiliki manfaat apa-apa, lebih baik fokus pada kuliah daripada sibuk mengikuti kegiatan organisasi. Belum lagi ditambah dengan tugas-tugas yang datang silih berganti, membuat mahasiswa malas membagi waktu untuk hal-hal lain di kampus.

Apalagi beban perkuliahan di Fakultas Teknik sangat rumit dibandingkan dengan fakultas-fakultas lainnya. Mahasiswa harus menghadapi mata kuliah yang sulit setiap semester.

Pemikiran seperti ini juga dialami oleh Ketua DPM Fatek Univeristas Pattimura saat ini Evert Sopacua, pada awal-awal menjadi mahasiswa baru. Pria berdarah Soahuku, Maluku Tengah tersebut kini sedang menempuh pendidikannya di Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota. 

Evert menghabiskan masa kecilnya hingga besar di Negeri Liang, Teluk Elpaputih, dan menempuh pendidikan di SD Kristen Liang, SMP Negeri 1 Teluk Elpaputih, dan SMA Negeri 1 Teluk Elpaputih.

Sejak sekolah Evert dikenal apatis, enggan mengikuti organisasi apapun hingga masuk dunia perkuliahan. Dari semester 1 ia hanya fokus pada perkuliahan saja. Selain itu, dia juga dikenal sebagai sosok pemalu dan tidak pandai berbicara di depan umum. Padahal selama kuliah Evert memiliki prestasi akademik yang sangat baik, IPKnya selalu dijaga dari semester ke semester agar terus meningkat. Namun sayang, rasa takut untuk mengungkapkan pendapat selalu menghantui dirinya.

Saat menduduki semester 5, Evert mencoba untuk memulai hal baru dan bergabung menjadi pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPMF) periode 2022/2023. Ketika bergabung dengan DPMF, Evert berkenalan dekat dengan Ketua DPMF saat itu Hendra Wattimena. Dari situlah lembaran baru dalam hidupnya dimulai.

Hendra Wattimena, yang saat itu menjadi ketua DPMF mengajarkan banyak hal untuk Evert serta membuka wawasan dan pandangannya agar tidak menjadi mahasiswa yang apatis. Selain itu, Evert bertemu dengan pengurus-pengurus DPM lainnya yang membuatnya banyak belajar untuk terus meningkatkan kualitas diri.

“Pertama masuk DPMF, saya masih awam dan tidak tahu apa-apa, tetapi saya dibimbing dan dibina oleh mantan ketua DPMF Hendra Wattimena dan beberapa anggota DPMF yang sudah paham dengan proses berorganisasi sehingga terbentuklah saya yang sekarang,” cerita Evert.

Ia kemudian mulai memahami bahwa proses pembelajaran tidak hanya terjadi di dalam ruang kelas, tetapi juga di luar ruang kelas. Selain itu, proses organisasi DPM Fatek periode 2022/2023 saat itu sangat bagus, di mana mereka tidak hanya fokus dalam peningkatan kualitas organisasi saja, tetapi para pengurus DPM juga memiliki tanggung jawab untuk terus fokus di bidang akademik.

“Di DPM waktu itu, kami selalu diajarkan agar sesibuk apapun kegiatan organisasi, kuliah yang paling utama. Jangan sampai karena kegiatan organisasi kemudian kuliah ditinggalkan. Itu yang selalu diingatkan Kak Hendra kepada kami,” ujar Evert mengingat kembali.

Dari situlah kepercayaan diri Evert mulai meningkat. Hampir dalam semua kegiatan DPMF, Evert selalu setia hadir dan selalu bertanggung jawab menyelesaikan tugas-tugas organisasi yang diberikan tanpa meninggalkan tugas utama sebagai mahasiswa. Dengan kesibukan di organisasi, IPK tetap ia pertahankan.

Terpilih Sebagai Ketua DPM Fatek Periode 2023/2024

Buah dari kesetiaan, loyalitas, dedikasi, dan kualitas yang Evert tunjukkan selama menjabat sebagai pengurus DPM periode 2022/2023 membuat dia kemudian dipercayakan untuk menjadi delegasi Fakultas Teknik dalam pertarungan pemilihan Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Pattimura.

Namun sayangnya dalam pertarungan menjadi Ketua DPMU, ia belum berhasil. Akan tetapi, hal tersebut tidak membuatnya kecewa dan terus menunjukkan kualitasnya di DPM Fatek. Berbagai pencapaian berhasil diraihnya selama menjalankan tugas di DPM Fatek, salah satunya adalah berhasil lolos pendanaan PPK Ormawa Tahun 2023 bersama TIM DPM Fatek.

Gagal menjadi Ketua DPMU tidak membuatnya berhenti berjuang untuk kepentingan mahasiswa. Evert kemudian dipilih secara aklamasi pada sidang umum mahasiswa Fakultas Teknik Unpatti untuk menjadi Ketua DPM Fatek Periode 2023/2024, menggantikan Hendra Wattimena (23/11/2023).

“Alasan saya ingin menjadi Ketua DPMF yaitu muncul dari kemauan diri yang mana saya ingin meneruskan apa yang sudah saya buat dengan teman-teman DPMF periode sebelumnya. Saya ingin agar tetap mempertahankan pencapaian yang telah dicapai, bahkan perlu meningkatkan kualitas yang ada lebih baik lagi dan terus menyuarakan kepentingan mahasiswa,” ungkap Evert.

Harapan Evert ke depannya untuk DPM Fatek agar terus bermanfaat sebagai organisasi yang membantu bidang kemahasiswaan dan bisa menjadi wadah dalam membantu mahasiswa dalam menerima, menyampaikan, dan mewujudkan apa yang mahasiswa inginkan. Selain itu, ia berharap di bawah kepemimpinannya DPMF mampu membentuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik.

“Pesan saya untuk teman-teman yang masih menganggap organisasi itu tidak penting, segera buang pikiran itu. Sebagai generasi muda, kita perlu dilengkapi dengan berbagai skill. Belajar di kelas saja tidak cukup, kita perlu mencari ilmu di luar kelas juga, salah satunya lewat berorganisasi,” tutup Evert. 

Sudut Plambon
Sudut Plambon Media mahasiswa yang fokus membagikan artikel seputar dunia mahasiswa dan juga berita terkini

Posting Komentar untuk "Mengenal Lebih Dekat Ketua DPM Fatek: Perjalanan Transformasi Diri yang Menginspirasi"